Phenomenal Engineer

Phenomenal Engineer

'MODAL2' Program Perhitungan Struktur Gedung

| Rabu, 08 Juni 2011
Modal2 adalah program untuk menghitung analisis dinamik pada struktur khususnya bidang 2D. Tetapi program modal2 masih menggunakan sistem peraturan gempa tahun 1983.


Program tersebut merupakan program yang berbasis DOS yang memiliki ekstensi .EXE. Program ini hanya bisa dijalankan oleh windows yg bertipe 32-bit.


Berikut tampilan dan cara input program Modal2

Langkah-langkah input program :
  1. Buka 'input FILE' berekstensi .DAT menggunakan Notepad
  2. Lalu ketikkan seperti dibawah ini
Struktur 4 tingkat                                 
4  0  981  0.05   1   3   3  0.05            
1  50000  10000  400                         
2  50000  10000  800                         
3  50000  10000  1200
4  50000  10000  1600

Keterangan:
Baris pertama adalah judul
Baris kedua kolom 1 yaitu menunjukkan angka 4, maksudnya adalah Daerah wilayah gempa
Baris kedua kolom kedua menunjukkan angka 0, maksudnya adalah 0 = tanah lunak ; 1 = tanah keras
Baris kedua kolom ketiga menunjukkan angka 981, maksudnya adalah percepatan gravitasi (g)
Baris kedua kolom keempat menunjukkan angka 0.05, artinya skala gempa pada wilayah gempa (i)
Baris kedua kolom kelima menunjukkan angka 1,artinya 1 = gedung biasa ; 1.4 = gedung besar
Baris kedua kolom keenam menunjukkan angka 3,yaitu banyaknya jumlah tingkat struktur
Baris Kedua kolom ketujuh menunjukkan angka 3, artinya jumlah Degree of Freedom
Baris Kedua Kolom kedelapan menunjukkan angka 0.05, yaitu fakto redaman (0 – 0.1)
Setelah itu pada baris berikutnyaterdapat 3 baris, yaitu:
Baris pertama kolom pertama yaitu menunjukkan tingkat lantai,
Kolom kedua menunjukkan nilai (W),
Lalu kolom ketiga yaitu tinggi komulatif tingkat lantai.

   3. File disimpan dengan ekstensi  .DAT
4. Buka aplikasi modal2
5. Pilih 1 enter, maka akan di minta memasukkan nama file input
6. Setelah itu akan ada banyak pilihan, maka pilih sesuai dengan daerah wilayah gempa
7. Untuk Point/section dan bysection diisi sesuai yang dianjurkan modal2
8. Pilih N untuk no for wait proses.
9. Finish, hasil output dapat dilihat, seperti di bawah ini :

Earthquake Zone             : 3
Soil Type                        : Soft
Number of Floor              : 4
Number of Eigen              : 4
Gravity Acceler.               :  981.00
Maximum Accel.(g)           :  0.1000
Important Factor              :  1.00

 
Periode Getar Alami
Mode I     =  T1   = 0.4427 detik
Mode II    =  T2   = 0.1317 detik
Mode III   =  T3   = 0.0801 detik
Mode IV  =  T4   = 0.0643 detik








Distribusi gaya geser gempa






Distribusi beban gempa



Contoh Soal SDOF

| Selasa, 17 Mei 2011
CONTOH SOAL 1:
Sebuah benda digantungkan pada sebuah tali yang digantung vertikal. Benda tersebut ditarik ke samping dan dilepaskan sehingga benda bergerak bolak balik di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm. Setelah 20 detik dilepaskan, benda melakukan getaran sebanyak 40 kali. Hitunglah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.
jawab :
a) Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Benda melakukan getaran sebanyak 40 kali selama 20 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (40 / 20).
b) Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).
T = 1/f = ½ = 0,5 sekon
Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.
c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Karena benda bergerak bolak balik alias melakukan getaran di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm, maka amplitudo getaran benda adalah setengah dari lintasan yang dilalui benda tersebut. Dengan demikian, amplitudo = ½ (20 cm) = 10 cm
CONTOH SOAL 2 :
Sebuah benda digantungkan pada sebuah pegas dan berada pada titik kesetimbangan. Benda tersebut ditarik ke bawah sejauh 5 cm dan dilepaskan. Jika benda melalui titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik, tentukanlah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.
jawab :
a) Frekuensi
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Pada soal dikatakan bahwa benda tersebut melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik. Agar benda bisa melewati titik terendah maka benda tersebut pasti melakukan getaran (gerakan bolak balik dari titik terendah menuju titik tertinggi dan kembali lagi ke titik terendah). Karena benda melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik maka dapat dikatakan bahwa benda melakukan getaran sebanyak 10 kali selama 5 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (10 / 5).
b) Periode
Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).
T = 1/f = ½ = 0,5 sekon
Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.
c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Pada soal di atas, amplitudo getaran benda adalah 5 cm

Single Degree of Freedom

|
The simplest vibratory system can be described by a single mass connected to a spring (and possibly a dashpot). The mass is allowed to travel only along the spring elongation direction. Such systems are called Single Degree-of-Freedom (SDOF) systems and are shown in the following figure,







 


SDOF vibration can be analyzed by Newton's second law of motion, F = m*a. The analysis can be easily visualized with the aid of a free body diagram,
with the initial conditions, 
The solution to the general SDOF equation of motion is shown in the damped SDOF discussion.

MUKADIMAH

|
Finally. I have Blog :)
#EKSYEN mungkin kata yg tepat untuk menggambarkan terciptanya blog ini. Memang, sesuatu yang ditunda2 tidak akan terwujud. Terima kasih kepada Pak Sumirin yang telah mendorong mahasiswanya untuk membuat blog. :)
Mungkin postingan saya di awal ini merupakan awal dari posting2 selanjutnya karena permulaan adalah awal dari permulaan2 selanjutnya *ungkapan ngaco* :D

Finally salam kenal di dunia mayaaa. :)
 

Copyright © 2010 WAKE UP AND SEE